Jakarta (KABARIN) - Di balik setiap atraksi barongsai yang indah dan meriah ada persiapan matang yang mencakup penghimpunan ide kolektif mengenai konsep pertunjukan serta latihan intensi dari anggota tim barongsai.
Menurut anggota tim Barongsai Kong Ha Hong, Oktavianus, persiapan untuk menampilkan atraksi barongsai mencakup penentuan konsep tarian dan musik serta latihan rutin.
Kepada ANTARA di Jakarta pada Selasa (3/2) malam, dia menyampaikan bahwa tim biasanya berlatih tiga kali sepekan. Namun, tim akan berlatih setiap hari menjelang kompetisi atau acara perayaan Imlek.
"Latihannya yang pasti lebih ekstra lagi, banyak yang ngajak untuk perform.," kata Oktavianus.
"Kita setiap tahun itu cari cara gimana biar bisa, kalau sekarang bilangnya ya bikin viral. Karena kalau Imlek tahun lalu itu kita ada dance pakai musik-musik dan semua pada ikut," ia menjelaskan.
Oktavianus mengatakan, tim Barongsai Kong Ha Hong merancang konsep pertunjukan dan koreografi serta memilih musik latar sendiri sebelum tampil.
Menurut dia, tim barongsai yang tampil biasanya beranggotakan delapan orang yang terdiri atas pemain barongsai dan pemain musik.
"Tiap tim itu yang mikirin sendiri, misalkan kita mau main apa, pakai lagu apa, mau dance apa," kata atlet barongsai yang pernah mengikuti kejuaraan dunia di China pada 2019 itu.
"Jadi kalau dari pelatih cuma kayak finishing yang bagus mana yang. Kalau ide-idenya dari pemainnya semua," ia menambahkan.
Oktavianus mengemukakan bahwa atraksi barongsai masih sering dianggap sebagai pertunjukan kesenian Tionghoa yang identik dengan perayaan Imlek.
"Masih banyak yang belum tahu juga kalau barongsai itu udah salah satu cabang olahraga di Indonesia," katanya.
"Jadi, masih menganggapnya tuh kayak orang-orang mungkin kalau mau cari nonton barongsai ya cuman bisanya di Imlek doang. Padahal pertunjukan barongsai di luar Imlek pun banyak, dan pertandingan setiap tahun juga ada," ia menjelaskan.
Di Indonesia, atraksi barongsai dijadikan sebagai cabang olahraga sejak tahun 2013. Cabang olahraga ini mulai dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat pada tahun 2016.
Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) telah dibentuk untuk menaungi cabang olahraga tersebut.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026